Friday, April 2, 2010

SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (SIA)

I.Pengertian


Sistem Informasi Akuntansi (SIA) adalah salah satu sistem informasi yang tergabung dalam CBIS (Computer Based Information System), yang merupakan sistem informasi yang berbasiskan teknologi komputer dalam pengimplementasian dan penggunaannya.
Menurut sebuah sumber, Sistem Informasi Akuntansi ialah sebuah sistem informasi yang bertugas mengumpulkan, mengklasifikasikan, mengolah, menganalisa dan mengkomunikasikan informasi finasial dan pengambilan keputusan yang relevan bagi pihak luar perusahaan dan pihak ekstern. Lain lagi dengan pengertian yang disampaikan Susilowati di dalam presentasinya yang berjudul Sistem Informasi Akuntansi, dimana disebutkan bahwa Sistem Informasi Akuntansi atau dapat disingkat dengan sebutan SIA ialah sebuah sistem informasi yang merubah data transaksi bisnis menjadi informasi keuangan yang berguna bagi pemakainya.
Jadi dapat disimpulkan bahwa Sistem Informasi Akunting adalah sistem yang bertugas dalam menjalankan segala aktivitas mulai dari mengumpulkan, mengklasifikasikan, mengolah, menganalisa hingga mengkomunikasikan data-data transaksi yang kemudian dirubah menjadi informasi yang lebih berguna untuk dapat digunakan kembali oleh pihak yang membutuhkan yang tentunya berhubungan dengan sistem perusahaan(baik pihak intern maupun ekstern).

Berikut lebih dijelaskan secara spesifik, siapa saja yang termasuk ke dalam dua pemakai yang akan menggunakan informasi akuntansi dari sebuah perusahaan itu ialah:
1.Pihak ekstern yang diantaranya meliputi pelanggan, supplier, pemegang saham (stakeholder), pegawai, pemberi pinjaman (sponsor), hingga instansi pemerintah.
2.Pihak intern, SIA menyiapkan informasi bagi manajemen dengan melaksanakan operasi-operasi tertentu atas semua data sumber yang diterimanya dan juga mempengaruhi hubungan organisasi perusahaan dengan lingkungan sekitarnya.
Pada Sistem Informasi Akuntansi, terdapat dua komponen yang saling terintegrasi satu sama lainnya. Dua komponen tersebut adalah: Spesialis Informasi dan Akuntan. Kedua komponen ini kemudian dapat merundingkan hasil analisa tersebut untuk dicari keputusan yang sesuai. Jadi dapat disimpulkan dengan Sistem Informasi Akuntansi dapat membantu departemen lain dalam mengambil keputusan.
Informasi yang dihasilkan oleh SIA dibedakan menjadi dua, yaitu:

-Informasi akuntansi keuangan, yaitu informasi yang berbentuuk laporan keuangan yang ditujukan kepada pihak extern.
-Informasi Akuntansi Manajemen, informasi yang berguna bagi manajemen dalam pengambilan keputusan.
Di dalam Akuntansi Manajemen terdapat dua komponen yang digunakan bagi perencanaan dan pengendalian perusahaan, yaitu:
1.Sistem Akuntansi Biaya, digunakan untuk membantu manajemen dalam perencanaan dan pengawasan dari aktivitas pengadaan, proses distribusi dan penjualan.
2.Sistem Budgeting, ialah proyeksi keuangan perusahaan untuk masa depan yang bermanfaat untuk menolong manajer dalam perencanaan dan pengawasan.
Di dalam penerapan SIA, terdapat unsur-unsur yang dapat mempengaruhi sistem ini di dalam perusahaan:
1.Analisa Perilaku,
2.Metode Kuantitatif
3.Komputer
Karakteristik yang dimiliki oleh sistem informasi Akunting ini sedikit berbeda dengan subsistem CBIS lainnya. Adapun karakteristik unik yang dimiliki SIA yang membedakannya dengan CBIS lainnya adalah:
SIA melaksanakan tugas yang diperlukan
Berpegang pada prosedur yang relatif standar
Satu-satunya CBIS yang bertanggungjawab memenuhi kebutuhan informasi di luar perusahaan
Bertanggungjawab memenuhi kebutuhan informasi bagi tiap-tiap elemen lingkungan kecuali pesaing.
Menangani data yang lebih rinci
Berfokus Historis
Menyediakan informasi pemecahan masalah
Pengolahan data adalah suatu kegiatan memanipulasi atau mentransformasi simbol-simbol seperti angka atau abjad untuk tujuan meningkatkan kegunaannya,
1.Pengumpulan data: Saat perusahaan menyediakan produk dan jasa lingkungan, tiap tindakan dijelaskan oleh catatan data. Jika tindakan tersebut melibatkan elemen lingkungan, maka disebut transaksi, karena itu timbullah istial pengolahan transaksi. Sistem pengolahan data mengumpulkan data yang menjelaskan setiap tindakan internal perusahaan dan transaksi dari lingkungan perusahaan.
2.Manipulasi data, (data perlu dimanipulasi sebelum diubah menjadi informasi). Terdiri atas:
a.Pengklasifikasian: elemen – elemen data tertentu dalam catatan digunakan sebagai kode untuk dapat dipisahkan dan diklasifikasikan menurut aturan tertentu. Contoh: file rekap gaji karyawan akan disusun dan disimpan disatu tempat agar dapat mengidentifikasikan dan mengelompokan rekap gaji masing-masing karyawan, dengan mungkin mengelompokkannya berdasarkan elemen: NoMahasiswa
b.Pengaturan: catatan – catatan disusun sesuai urutan tertentu berdasarkan kode atau elemen data lain. Misalnya File catatan gaji disusun sehingga semua catatan untuk tiap pegawai terkumpul menjadi satu.
c.Penghitungan: Operasi Aritmatika dan logika dilaksanakan pada elemen-elemen data untuk menghasilkan elemen-elemen data tambahan. Dalam sistem penggajian biasanya upah per jam dikalikan dengan jam kerja untuk menghasilkan pendapatan kotor.
d.Pengikhtisaran: terdapat begitu banyak data yang perlu disintesis atau disarikan, menjadi bentuk total, sub total, rata-rata dan seterusnya.
e.Penyimpangan data
f.Penyiapan dokumen
Tugas Pengolahan data perusahaan dilaksanakan oleh Sistem Informasi Akuntansi (SIA) yang mengumpulkan dan menjelaskan kegiatan perusahaan, mengubah data tersebut menjadi informasi, serta menyediakan informasi bagi pemakai di dalam maupun diluar perusahaan.

Gambar diatas ialah model dari Sistem Informasi Akuntansi. Elemen input, transformasi dan output dari sistem fisik perusahaan berada pada bagian bawah. Data dikumpulkan dari seluruh sistem fisik dan lingkungan, lalu kemudian dimasukkan ke dalam database. Perangkat lunak data mengubah data menjadi informasi untuk manajemen perusahaan serta untuk perorangan dan organisasi di lingkungan perusahaan.
Arus informasi ke lingkungan penting untuk dipahami. SIA adalah satu-satunya CBIS yang bertanggung jawab memenuhi kebutuhan informasi di luar perusahaan. SIA bertanggung jawab untuk menyediakan informasi bagi tiap elemen lingkungan kecuali pesaing.

Sistem Informasi Akuntansi sangat diperlukan bagi pemakai akuntansi yaitu pihak ekstern dan pihak intern organisasi perusahaan. Kebutuhan para pemakai ekstren dapat dipenuhi dengan adanya publikasi laporan laba/rugi. Sedangkan para pemakai intern dapat memenuhi kebutuhan informasi akuntansinya untuk mencapai nilai ekonomis (laba) perusahaan semaksimal mungkin.

Tujuan Sistem Informasi Akuntansi, diantaranya adalah:
1.Untuk mendukung operasi-operasi sehari-hari
2.Mendukung pengambilan keputusan manajemen
3.Untuk memenuhi kewajiban yang berhubungan dengan pertanggungjawaban

Perbedaan Sistem Informasi Akuntansi dan Sistem Informasi Manajemen adalah:
SIA mengumpulkan, mengklasifikasikan, memproses, menganalisa dan mengkomunikasikan informasi keuangan.
SMI mengumpulkan, mengklasifikasikan, memproses, menganalisa dan mengkomunikasikan semua tipe informasi


Referensi:
http://yudhiher.files.wordpress.com/2008/03/trans-sia-1klh_1.doc http://susilawati.files.wordpress.com/2007/09/sistem-informasi-akuntansi.ppt



Ayu Ramadhan M

29 Maret 2010

2 comments:

Fathur Rohman said...

Waah itu yang presentasi pak kenny ya
wah info bagus tu yu,,,,

Ayu said...

ya dunk,, Insya Allah, pengennya setiap topik di publish disini,..:)
Dibaca ya tur...:)

There was an error in this gadget

Blogspot Template by Isnaini Dot Com. Powered by Blogger and Supported by Home Interiors